ANAKKU HARAPANKU

ANAKKU HARAPANKU

ANAKKU HARAPANKU

Bulan Ramadhan tinggal beberapa hari lagi, anakku yang paling kecil  yang berumur 8 tahunselalu menginginkan datangnya bulan yang paling mulai itu.Di pikirannya, dia pingin sekali bisa berpuasa sehari full, padahal pada prakteknya, belum tentu dia ‘nutug”  sampai maghrib.Tapi namanya juga anak-anak yang masih polos, dan banyak sekali fantasi yang melintas pikirannya, maka ya kita tunggu saja, bagaimana nanti realisasinya. Pendidikan keluarga memang sangat menentukan perilaku anak-anak kita terutama pergaulannya di lingkungan teman sebayanya. Maka sebagai orang tua, sebisa mungkin kita didik anak-anak kita yang merupakan harapan masa depan kita, anak adalah segala-galanya bagi kita, amanah dari Allah yang harus kita jaga dan kita berikan pendidikan agama lewat pendidikan keluarga yang sedini mungkin bisa kita berikan. Karena pada hari akhir nanti kita juga diminta pertanggungjawaban oleh Allah, maka kita harus bersungguh-sungguh dalam memberikan pendidikan dan pengajaran kepada anak-anak kita.

 Tabungan kita, ya anak-anak kita, masa depan kita ya anak-anak kita, baik-buruknya perilaku, akhlak dari anak-anak kita adalah cerminan diri kita, maka sedini mungkin kita harus memberikan pendidikan, pengajaran, dan juga suri tauladan yang baik kepada anak-anak kita. Pada hari akhir nanti, menurut orang-orang pintar, ustad, ustadzah,... bahwa hanya anak-sholeh dan anak-anak sholikhah lah yang bisa menolong kita dengan cara mendo’akan orang tua mereka, menyelamatkan kita sebagai orang tua pada hari dimana pada hari itu dilaksanakan hisab, atau penghitungan amal baik buruk kita selama di dunia.

Upaya yang bisa kita lakukan sebagai orang tua wajib memberikan ilmu yang luhur, budi pekerti yang  luhur pula, tingkat kesopanan dan hal-hal baik perlu kita ajarkan kepada anak-anak kita, agar kita tidak menyesal dan tidak menjadi orang yang merugi dikelak kemudian hari . Apa yang bisa kita banggakan di hadapan Allah, kalo kita diberikan amanah untuk kita didik, untuk kita ajarkan sesuatu yang baik untuk mereka? Maka salah besar bila kita menyia-nyiakan mereka, menelantarkan mereka, permata, mutiara dunia wal akhiroh...