keluarga pondasi kehidupan masyarakt

keluarga pondasi kehidupan masyarakt

KELUARGA PONDASI KEHIDUPAN MASYARAKAT

Keluarga istilah yang dekat dengan kehidupan kita sehari hari,dalam kehidupan social masyarakat kelurga merupakan unit social terkecil yang menjadi pondasi kehidupan masyarakat. Pada umumnya kelurga terbentuk karena ikatan perkawinan atau hubungan darah,keluarga dibedakan menjadi beberapa bentuk yang pertama adalah keluarga inti (nuclear family),yang terdiri dari orang tua dan anak yang belum menikah,yang kedua keluarga luas (extended family) yang terdiri dari beberapa kelurga inti/sanak saudara/family. Hubungan kekeluargaan dalam masyarakat Indonesia sangat erat dan kuat,karena masyarakat kita masih menjunjung tinggi nilai nilai kekeluargaan. Nilai nilai kekelurgaan mengjarkan untuk menjaga kerukunan dengan keluarga,karena dari lingkungan keluarga yang kuat,rukun maka akan terbentuk pondasi kehidupan masyarakat yang kokoh.

Dalam proses sosialisasi,keluarga merupakan tempat terjadinya sosialisasi primer atau pokok,karena dari lingkungan keluarga individu memperoleh dasar dasar sosialisasi dalam kehidupan masyarakat. Dalam lingkungan keluarga proses sosialisasi dibagi menjadi empat tahap,Tahap pertama adalah tahap persiapan (preparatory stage),pada tahap ini seorang individu dilatih untuk mengenal keadaan yang terdapat dilingkungan sekitar . Tahap kedua adalah tahap meniru (play stage), pada tahap ini seorang individu mulai melihat peran yang dijalankan oleh orang tuanya dan kemudian meniru,ia meniru peran tersebut tetapi belum mengetahui maksud dan tujuannya mengapa ia meniru peran tersebut,contohnya  seorang anak perempuan yang meniru ibunya berdandan. Tahap ketiga,tahap siap bertindak(game stage), tahap ini individu mulai mempunyai kemampuan menempatkan diri pada posisi orang lain,dan sudah berinteraksi dengan teman teman diluar lingkungan keluarga.Tahap keempat tahap penerimaan norma kolektif (Generalized other), pada tahap ini individu dianggap dewasa,sudah bisa menempatkan diri pada posisi masyarkat secara luas sudah menjadi warga masyarakat dalam arti sepenuhnya serta sudah memahami tata aturan dan norma norma yang berlaku dalam kehidupan masyarakat.

Keluarga sebagai lembaga social mempunyai fungsi fungsi yang berperan dalam ketertiban dan keharmonisan masyarakat. Fungsi keluarga antara lain Fungsi reproduksi adalah untuk melanjutkan keturunan, fungsi afeksi adalah pemberian kasih sayang, fungsi sosialisi adalah  penanaman nilai dan norma, fungsi religi adalah penanamam nilai nilai agama, fungsi ekonomi adalah pemenuhan kebutuhan, fungsi prokteksi adalah memberikan perlindungan bagi anggota keluarga. Sudah selayaknya kita sebagai anggota masyakat harus membentuk kelurga yang bahagia,karena dari keluargalah akan terbentuk kehidupan masyarakat,bangsa dan negara yang kuat dan kokoh.