Perempuan Menatap Mimpi

Perempuan Menatap Mimpi

Perempuan Menatap Mimpi

 Jika ada kata ucapan yang mudah berubah itulah hati, dimana sering kita alami perasaan dilema yang sering mengganggu alam bawah sadar. Perempuan sering mengambil keputusan bukan dari logika namun dari rasa kasih sayang bersemayam dihati. Seringkali dijumpai perempuan menangis karena hal kecil itu karena lembutnya perasaan hati seorang perempuan. Begitupun dikehidupannya sering mengalami luka yang tak terdeteksi jika tak diselami lebih dalam apa yang membuatnya sedih. Namun di zaman yang milenial ini perempuan kuat adalah yang tak menampakkan duka nya didepan orang lain apalagi orang-orang yang disayangnya. Perempuan yang kuat tidak menangis disembarang tempat karena dia tahu itu hanya akan membebani dan membuat terhanyut ikut masuk kedalam dukanya. Perempuan memiliki ruang pribadi yang tak ingin ditembus oleh siapapun jika dalam hatinya tak mengizinkan itu terjadi. Zaman dahulu perempuan tak memiliki hak untuk menggapai mimpi mereka disebabkan minimnya pendidikan dan hukum adat yang mengharuskan wanita hanya dirumah dan memiliki tugas untuk merawat keluarga. Perempuan zaman dulu tak memiliki hak untuk ikut berpolitik, berpendidikan bahkan tak diizinkan untuk memiliki kebebasan dan ruang pripadi untuk berkarya dan berkarir. Dizaman sekarang perempuan sudah memiliki kemerdekaan dan hak yang sama dengan kaum laki-laki, lalu apa yang mengehambat perempuan untuk tak mewujudkan impian mereka. Pedidikan dimana-mana sangat mudah untuk dimasuki dan dijangkau. Berbagai komunitas bisa dijumpai dengan mudah saat ini. Perempuan harus berpikir lebih berani dan maju untuk dapat bersaing dan bertahan dizaman sekarang. Bahkan memiliki sebuah impian adalah hal yang sangat penting dan membanggakan apalagi dapat mejudkan impian tersebut akan menimbulkan perasaan kepuasan dalam hati karena keberhasilan dalam pencapaian tersebut, lalu mengapa dizaman sekarang masih banyak kita jumpai perempuan yang tak memiliki tujuan dan impian, sesungguhnya apa yang menyebabkan kalian sampai  tak memiliki impian dalam hidup.